Banyaknya jumlah aliran sungai yang dimiliki suatu wilayah, ditunjang
dengan potensi hutan yang luas dan tingginya curah hujan ternyata tidak
selamanya memberikan jaminan akan ketersediaan sumber daya air bersih. Apalagi
bila dibarengi dengan kegiatan pembangunan wilayah yang tidak memperhatikan
pelestarian lingkungan.
Julukan pulau dengan seribu sungai
yang disandangkan pada Kalimantan agaknya tidak berlebihan. Contohnya saja Kalimantan
Timur sebagai salah satu provinsi yang berada di pulau tersebut dengan luas
wilayah 211.440 Km2, memiliki jumlah sungai sebanyak 162 dengan panjang antara
12 - 900 Km. Belum lagi potensi 17 danau yang luasnya bervariasi antara 45 -
15.000 Ha.
Trend gaya hidup industri yang ditandai dengan pemakaian berbagai
produk yang mengandung bahan kimia menjadi kian marak. Selain itu, perkembangan
dunia industri hingga industri rumah tangga yang dielu-elukan sebagai penopang
kesejahteraan perekonomian rakyat yang kian pesat justru meninggalkan limbah
yang apabila tidak ditangani dengan serius dapat mengancam ketersediaan air
bersih, membahayakan lingkungan hidup dan kesehatan manusia.
